Postingan

Menulis Kembali

Kantor, 24 Maret 2017
13.17

Sudah dua tahun.. ya sudah dua tahun..
oh tidak, sudah 3 tahun.. sejak saya memutuskan berhenti menulis di blog yang sudah amat usang ini...
walaupun kenyataannya tengah tahun 2016 kemarin sempat ada satu tulisan yang saya tulis dan kemudian saya post.
💕

Sejak memutuskan untuk tidak menulis lagi, karena banyak hal dan pertimbangan, yang terutama masalah "WAKTU"
3 tahun ini banyak hal terjadi, banyak hal yang harus dikerjakan dan diselesaikan...


Pencapaian terbesar yang saya lakukan selain pada akhirnya saya diberi kesempatan untuk pergi ke luar negeri, tentunya adalah "WISUDA"

yaaa, wisuda.. atau lebih tepatnya, akhirnya saya menyelesaikan pendidikan strata saya yang sempat saya tunda tunda selama beberapa tahun.. :(

Setelah wisuda 2015 kemarin, 2016 merupakan tahun dimana saya diijinkan Tuhan untuk pergi ke banyak tempat, banyak pulau, banyak kota, ratusan kota serta bertemu dengan ribuan anak muda. Untuk sekedar bercerita tentang ba…

INTEGRITAS?

Integritas? apa itu integritas??
Menurut kamus bahasa Indonesia yang saya buka integritas adalah konsistensi atau keteguhan hati yang tinggi dalam menjunjung nilai-nilai terhadap suatu keyakinan..

Lalu apa yang saya lakukan berhari - hari ini apakah bisa disebut sebagai suatu integritas?
Saya sendiri pun juga tak yakin apa ini adalah suatu bentuk integritas atau suatu kebodohan....

Untuk sebagian orang mungkin ini adalah suatu bentuk kebodohan, menunggu sampai larut malam, eh bukan, lebih tepat menunggu sampai dini hari, lalu kembali lagi esok paginya dan menunggu lagi sampai malam semakin larut... Menyediakan apa yang bisa disediakan untuk mereka tanpa berani menegur atau memarahi... Terus menunggu walaupun mereka tidak sadar dan tidak mau ditunggu...
Untuk sebagian kecil orang yang "waras", mungkin mereka akan menyebut saya sangat berintegritas... Tapi, apakah benar saya melakukan semua karena integritas??
Saya pun tak yakin....

Saya sendiri tak bisa mengerti, apa yang mem…

Curug Lawe, surga kecil di celah gunung Ungaran

Gambar
Berawal dari chat yang tidak disengaja dengan seorang sahabat lama yang ditugaskan di pulau seberang dan kebetulan sedang pulang ke kota asal, akhirnya kami muncullah suatu tawaran dari sahabat tersebut untuk pergi ke salah satu air terjun yang terletak di suatu sudut sempit kota Ungaran.. Curug Lawe..
Aku yang sedari kecil sampai umur hampir mendekati seperempat abad sudah tinggal di kota Semarang, baru tau ada sebuah air terjun yang bernama curug lawe.. Akhirnya dengan kondisi jiwa dan raga yang haus akan piknik, akupun mengiyakan ajakan itu.. Kami sepakat untuk mengajak pasangan masing-masing, mengingat sahabat lama tersebut masih dalam masa-masa liburan pengantin baru...(baca : antisipasi aku hanya jadi fotografer tanpa pungutan biaya .. :D )
Berhubung kami pergi di hari Minggu, maka jam keberangkatanpun disesuaikan dengan jam setelah aku ibadah hari Minggu.. Kami memutuskan berangkat jam 10.. Dan berhubung pula kami adalah orang Indonesia yang kadang mengikuti waktu Indonesia bar…

Yang baru, akan selalu membuat nyaman

Refleksi dari kisah seorang teman,
Sebut saja H, seorang teman yang sudah kukenal sejak beberapa tahun yang lalu... Gadis yang merasa dirinya paling cantik (jasmani) di kalangan sekitarnya, suka bersolek, tinggi, langsing, yah, proposional lah untuk seorang gadis idaman (mungkin) para lelaki... Gadis ini sudah menjalin hubungan dengan pacarnya yang lebih muda setahun darinya dan berbeda keyakinan, selama beberapa tahun.. Hubungan yang dibangun serius, bahkan pertemuan keluargapun sudah terjadi beberapa kali... Mulai terkikis saat perbedaan prinsip kedua belah keluarga tentang keyakinan...
Yah, perbedaan keyakinan memang bukan hal yang mudah untuk dihadapi, apalagi untuk mendapatkan titik temu saat kedua belah pihak kekeuh dengan prinsip masing-masing...
Dan disaat hati sedang goyah, disaat semua pihak berusaha menyudutkan, disaat raga mulai lelah dan butuh sandaran,, dan harus ditambah pula dengan beban bahwa pasangannya ditugaskan di luar kota,, datanglah seorang sosok lelaki baru...…

Aku, seonggok daging yang diberi nama

Mungkin klise, mungkin lebay, atau mungkin alay...
Ketika seseorang yang sedang banyak masalah, kalut dalam pikirannya, kemudian memutuskan untuk menulis blog atau galau di social media...

Yah, itulah aku sekarang...
Seseorang  yang sudah hampir seperempat abad hidup di dunia, tapi masih tak tau arah melangkah..
Punya Tuhan yang begitu besar, punya destiny yang begitu indah dan luar biasa, namun masih tak tau kemana harus bersandar..
Kalut dalam pikiran, tak mampu menata hati...
Aku, hanya seonggok daging yang diberi nama..

Malam ini, hanya karena sebuah hal sepele, namun puncak dari segala kebodohan, kekakuan, sekaligus munculnya semua kelemahan hati...

Banyak orang berpikir aku adalah seorang perempuan kuat, bermental kuat, tak kenal lelah, sedikit keras dan tak mau terkalahkan. Tanpa ada yang tau, seonggok daging ini selalu kalah dengan yang namanya hati.. Kalah dengan yang namanya perasaan...

Ada yang bilang, dibalik lelaki hebat, selalu ada perempuan kuat di belakangnya, tapi apa…

a new place, for better future

Hallo semuaaaaa......
*usap-usapin blog pake kemoceng*
udah lama banget ngga nulis.... kira-kira setengah tahun....
*ngitungin bulan dikalendar terdekat*

yup, terakhir nulis, pas liburan semester gasal kemarin, dan sekarang nulis lagi pas liburan semester genap sudah tinggal hitungan hari bakalan selesai..  *padahal sendirinya ngga libur* *mencoba menghibur hati*

Okee, cukup basa basinya... Langsung cusss aja ke topik utama...


Jadi, selama satu semester ini, banyak banget yang udah terjadi dalam hidup gue, positif dan negatif..
Kalau ditanya banyakan positif apa negatif, gue akan jawab, banyak positifnya....
*yip yip horeeee*

Dalam setengah tahun ini, hampir ngga pernah gue bertengkar sama pacar... Kalaupun ada kejadian dimana gue nangis semua itu gue sadar, itu kesalahan gue sendiri.. Gue ngga bakal nangis kalau pacar gue ngga sebel, pacar gue ngga bakal sebel kalau aja gue ngga nunda-nunda apa yang harusnya gue kerjain n slesein...

Kedua, tahun ini, Tuhan ijinkan gue buat ngalamin h…

Memperhatikan vs diperhatikan

Di dunia ini siapa orang yang tidak suka diperhatikan?
Anyone likes have to get an attention for other person...
Mungkin hanya orang yang dingin dan terlanjur beku hatinya yang tidak suka diperhatikan...

Tapi untuk sebagian besar orang normal lainnya, diperhatikan adalah hal yang menyenangkan...
Sebagai pembuktian diri bahwa kita masih "ada" buat mereka..
Bukti kalau kehadiran kita masih dianggap nyata buat orang-orang sekitar kita..
Buat saya pribadi, diperhatikan merupakan suatu penghargaan.
Apresiasi bentuk kasih sayang orang lain terhadap diri kita..

Tapi, bagaimana dengan kata-kata "memperhatikan"?
dua kata ini, memang berasal dari kata dasar yang sama, hanya berbeda imbuhan, tapi buat kebanyakan orang, dua kata ini mempunyai perbedaan yang sangat nyata...

Diperhatikan, semua orang selalu menyukainya (untuk orang-orang "normal")
namun...
Memperhatikan...
Bagi sebagian lainnya hal ini merupakan keharusan, sebagian lagi melakukan dengan asal..
Sebagian…